Bojonegoro,Spotnews.id- Di sudut Dusun Sumurpandan, RT 018/RW 003, Desa Gayam, berdiri sebuah rumah sederhana dengan plakat BAZNAS yang terpasang rapi di bagian depan. Plakat itu menjadi penanda perjalanan panjang dari hunian tak layak menjadi tempat tinggal yang kokoh dan nyaman.
Pemilik rumah tersebut, Pak Kaseh, pada tahun 2024 menerima bantuan Program Bedah Rumah senilai Rp20 juta dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur. Bantuan ini menjadi titik balik yang membawa perubahan besar dalam hidupnya.
Sebelum bantuan datang, rumah yang ia tempati berdinding gedek—anyaman bambu rapuh yang telah dimakan usia. Kondisi ini membuat rumah rentan diterpa angin dan hujan. Saat musim hujan, air dengan mudah merembes masuk, sementara di musim kemarau, debu kerap beterbangan ke dalam ruangan.
Melalui Program Bedah Rumah, bangunan diperbaiki secara menyeluruh. Dinding bata ringan kini menggantikan gedekrapuh, atap spandek terpasang melindungi dari panas dan hujan, lantai plesteran memberikan kenyamanan berpijak, dan kanopi baru melengkapi tampilan depan rumah. Semua ini memberikan rasa aman dan layak huni yang sebelumnya sulit dirasakan.
Kini, rumah tersebut bukan hanya sekadar tempat berteduh, tetapi juga menjadi simbol harapan baru. Perubahan ini membuktikan bahwa kepedulian dan semangat gotong royong mampu mengubah kehidupan seseorang, serta memberi dorongan bagi Pak Kaseh untuk menatap masa depan dengan lebih optimis.
(Laporan:spotnews.id-Ryn)








