Spot News
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS
No Result
View All Result
Spot News
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS
No Result
View All Result
Spot News
No Result
View All Result
Home BERITA

Fenomena Job Hugging Ancam Semangat Inovasi Gen Z

#jobhungging #spotnews #jawatimur #2025 #gusheri

spotnews by spotnews
Agustus 27, 2025
in BERITA, E-KORAN SPOTNEWS, NASIONAL, NUSANTARA, TRENDING
0
Fenomena Job Hugging Ancam Semangat Inovasi Gen Z

Opini :Heri Cahyo Bagus Setiawan membahas tentang Fenomena baru bernama job hugging kini ramai diperbincangkan di dunia kerja global (Dosen Manajemen Sumber Daya Manusia Universitas Negeri Surabaya & Direktur PT.RISET MANAJEMEN INDONESIA.

You might also like

Pelantikan PPEN Jabar 2026–2030, Soroti SP2DK dan Dampak Penindakan terhadap Perdagangan Emas

Prof. KH Muhammad Zakki Dikukuhkan sebagai Guru Besar Manajemen Strategik di Malaysia, Bawa Gagasan Transformasi Ekonomi Pesantren

KH Muhammad Zakki Beli Kopi Biji Mentah Petani Binaan, Wujud Nyata Pesantrenpreneur Mukmin Mandiri

Surabaya, Spotnews.id – Fenomena baru bernama job hugging kini menjadi perbincangan di dunia kerja global. Istilah ini merujuk pada kecenderungan pekerja muda bertahan dalam pekerjaan tanpa gairah dan inovasi.

Di Indonesia, gejala serupa mulai terlihat, baik di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun karyawan startup. Banyak di antara mereka memilih zona aman dengan hanya menunggu instruksi atasan.

Dosen Manajemen Sumber Daya Manusia Universitas Negeri Surabaya, Heri Cahyo Bagus Setiawan, menilai kecenderungan tersebut berangkat dari rasa aman yang ditawarkan pekerjaan. Menurutnya, gaji, fasilitas, dan status memang memberi kepuasan, tetapi tidak serta merta menumbuhkan motivasi berprestasi.

“Teori motivasi Herzberg menjelaskan hal itu melalui istilah hygiene factors. Kehadiran faktor dasar mencegah keluhan, namun tidak menumbuhkan semangat kerja intrinsik,” ujarnya, Jumat (22/8/2025).

Heri menegaskan, sikap sekadar bertahan justru berisiko menimbulkan stagnasi. Dunia kerja, kata dia, menuntut adaptasi, kreativitas, dan inovasi yang berkelanjutan. Karena itu, solusi yang perlu dibangun adalah semangat kewirausahaan dalam diri pekerja, yakni sikap proaktif, berani mengambil risiko, serta solutif.

ASN yang inovatif, tambahnya, dapat mendorong digitalisasi pelayanan publik. Sementara itu, karyawan swasta yang berani menyumbangkan ide baru akan menjadi aset berharga bagi perusahaan.

“Motivasi sejati, menurut teori Deci dan Ryan, lahir dari tiga hal penting, yaitu otonomi, kompetensi, dan keterhubungan. Sayangnya, hal ini kerap terabaikan dalam budaya job hugging,” jelasnya.

Lebih jauh, Heri menekankan bahwa Indonesia sejatinya memiliki modal etos kerja berbasis nilai, seperti amanah, profesionalisme, dan kesungguhan. Hal tersebut dapat menjadikan pekerjaan bukan hanya sekadar tempat mencari aman, tetapi juga sarana memberi manfaat.

Ia pun menutup dengan pertanyaan yang ditujukan bagi generasi muda Indonesia: “Apakah mereka cukup puas dengan great stay, atau siap berkontribusi lebih” tutupnya.

(Sumber: RRI // Spotnews.id – Us)

spotnews

spotnews

Next Post
BAZNAS Jatim Hadiri Rakornas 2025 di Jakarta, Tegaskan Penguatan Tata Kelola Zakat Nasional

BAZNAS Jatim Hadiri Rakornas 2025 di Jakarta, Tegaskan Penguatan Tata Kelola Zakat Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Redaksi

Jl. Kemayoran, Jakarta Pusat, Indonesia

Sumpah Gen Z, Tersadar Akan Jati Diri dan Eksistensi. Hingga Sumpah Pemuda Menginspirasi.

RECENT POSTS

  • Pelantikan PPEN Jabar 2026–2030, Soroti SP2DK dan Dampak Penindakan terhadap Perdagangan Emas
  • Mahasiswa UINSA Reyhan Alarico Stewart Terbitkan Buku Perdana, Angkat Literasi Finansial Anak Muda
  • Prof. KH Muhammad Zakki Dikukuhkan sebagai Guru Besar Manajemen Strategik di Malaysia, Bawa Gagasan Transformasi Ekonomi Pesantren
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.

© 2022 Spotnews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS

© 2022 Spotnews.id