Batu,Spotnews.id- Gabungan Perusahaan Perkebunan (GPP) Jawa Timur bekerja sama dengan Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur mengadakan kegiatan pembinaan usaha perkebunan yang berlangsung pada tanggal 24 hingga 25 Februari 2025 di Royal Orchid Garden Kota Batu. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak penting yang terlibat dalam sektor perkebunan di Jawa Timur, termasuk Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur, Ir. Dydik Rudy Prasetya, MMA, serta Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur, Ir. R. Bagus Budi Hermanto, M.M.
Acara ini juga menghadirkan narasumber yang sangat berkompeten dalam bidang perkebunan, yakni Dr. K.H Muhammad Zakki M.Si., Ketua Umum Gabungan Perusahaan Perkebunan (GPP) Jawa Timur dan Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur.
Mengusung tema “Membedah Problematika Perkebunan yang Tak Kunjung Selesai”, acara ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan membahas berbagai tantangan yang masih dihadapi oleh sektor perkebunan di Jawa Timur. Dr. K.H Muhammad Zakki dalam pemaparannya menekankan pentingnya kemitraan antara perusahaan perkebunan dengan petani dalam menghadapi masalah yang ada. Salah satu program utama yang disorot dalam acara ini adalah “Program Kemitraan dan Pemberdayaan Petani oleh Perusahaan Perkebunan.”
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kesejahteraan petani dengan cara mendorong perusahaan perkebunan untuk lebih aktif dalam memberdayakan petani lokal melalui pelatihan, penyuluhan, serta penyediaan sarana dan prasarana yang mendukung. “Kemitraan yang terjalin antara perusahaan perkebunan dan petani haruslah saling menguntungkan, karena keberhasilan usaha perkebunan sangat bergantung pada kerjasama yang baik antara kedua belah pihak,” ujar Zakki.
Dalam kesempatan tersebut, Ir. Dydik Rudy Prasetya juga menegaskan pentingnya pengembangan sektor perkebunan di Jawa Timur untuk meningkatkan perekonomian daerah. Menurutnya, pembinaan usaha perkebunan yang berkelanjutan dan berbasis kemitraan dapat membantu memperbaiki produktivitas dan kualitas hasil perkebunan, sekaligus menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.
Acara ini juga menjadi ajang diskusi yang sangat produktif, dengan sejumlah pemangku kepentingan sektor perkebunan saling berbagi pandangan dan solusi terhadap berbagai masalah yang dihadapi oleh industri perkebunan di Jawa Timur.
Dengan dilaksanakannya pembinaan ini, diharapkan akan terjalin kerjasama yang semakin erat antara pemerintah, perusahaan perkebunan, dan petani dalam menciptakan sistem pertanian yang lebih berkelanjutan dan menguntungkan semua pihak.
(Laporan:Spotnews.id- Ryn)







