Tulungagung,Spotnews.id – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Jawa Timur pada hari kedua BIMTEK RKAT 2025 yang diselenggarakan di Crown Victoria Hotel, Tulungagung, Wakil Ketua III Baznas Prov.Jawa Timur Bid. Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan. Prof. Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., Menegaskan dan Menekankan pentingnya konsistensi dalam pencapaian target pengumpulan dan pengembangan program pendistribusian.
Prof. Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si. dalam penyampainya juga memaparkan bahwa target yang telah disusun oleh kabupaten/kota harus dijaga konsistensinya. “Hari ini kita sepakat bahwa semua instruksi dari BAZNAS RI maupun BAZNAS Jawa Timur harus dijalankan. Tolong pastikan target yang telah ditetapkan oleh kabupaten/kota tidak berubah. Jika di lapangan nantinya tidak memenuhi target, itu adalah konsekuensi yang harus diterima. Semangat harus tetap terjaga,” Tegas Kyai Kharismatik Muhammad Zakki.
Kyai Zakki juga mengamati pentingnya program tematik sebagai program unggulan yang harus direncanakan dan diimplementasikan dengan baik. “Program tematik sangat penting untuk mendorong pencapaian target perolehan. Pastikan program ini ditulis dengan rapi dan diperhatikan sebagai prioritas,” lanjutnya.
Selain itu, beliau menjelaskan tentang contoh lembar kerja pengumpulan yang telah disusun oleh BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Dengan target perolehan sebesar Rp57,2 miliar, Kyai Zakki mengingatkan bahwa target tersebut harus dipertahankan.
“Jika target ini berubah, maka akan memicu perubahan lain yang dapat mengacaukan keseluruhan sistem,” sambungnya.
Dalam penutupannya, Kyai Zakki mengajak semua peserta untuk mengadopsi program yang telah disusun dan belajar dari contoh-contoh terbaik, seperti BAZNAS RI.
“Belajar dari BAZNAS RI sebagai contoh yang terbaik, diharapkan semua kabupaten/kota di Jawa Timur dapat mengikuti standar yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Acara Bimtek RKAT 2025 ini dihadiri oleh perwakilan BAZNAS dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur, dengan tujuan untuk menyusun rencana kerja dan anggaran yang optimal demi keberhasilan program-program keumatan di wilayah tersebut.
(Laporan:Baznas//Spitnews.id -IZ)








