Sidoarjo, Spotnews.id – Tim Gabungan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Jawa Timur terus memberikan bantuan kemanusiaan pasca runtuhnya musala di Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo. Salah satu fokus utama adalah pemenuhan kebutuhan konsumsi bagi keluarga korban, relawan, serta seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan bencana.
Sejak dua hari terakhir, BAZNAS telah mendirikan dapur umum di sekitar lokasi kejadian. Hingga Rabu (1/10/2025), tercatat sebanyak 550 porsi makanan siap saji telah didistribusikan secara berkala. Makanan tersebut dibagikan kepada keluarga korban dan para petugas lapangan yang masih terus melakukan proses penanganan dan evakuasi.
Tak hanya logistik, BAZNAS juga menghadirkan dukungan kesehatan melalui layanan medis dari Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Sidoarjo dan Sragen. Tim medis disiagakan untuk memberikan pertolongan pertama serta memantau kondisi kesehatan para relawan dan masyarakat terdampak.
Langkah cepat ini diambil guna memastikan kebutuhan dasar para korban dan relawan tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.
“Kami ingin memastikan para keluarga korban tetap mendapatkan asupan makanan dan bantuan kesehatan. Relawan yang terus bekerja juga perlu dijaga stamina dan kesehatannya,” ujar Agus (petugas BTB Jawa Timur di lokasi.)
BAZNAS berharap bantuan ini mampu meringankan beban para penyintas dan mendukung kelancaran proses penanganan di lapangan. Dapur umum dan layanan medis akan terus beroperasi selama dibutuhkan, sesuai perkembangan situasi di lokasi kejadian.
(Sumber: Baznasjatim // Cc : Spotnews.id -Iz)








