Spot News
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS
No Result
View All Result
Spot News
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS
No Result
View All Result
Spot News
No Result
View All Result
Home E-KORAN SPOTNEWS

Wiratani Menjadi Pilar Baru Ketahanan Pangan Nasional

#RMI #KETAHANANPANGAN #2025 #JAWATIMUR #GUSHERI #WIRATANI

spotnews by spotnews
Agustus 7, 2025
in E-KORAN SPOTNEWS, OPINI, TRENDING
0
Wiratani Menjadi Pilar Baru Ketahanan Pangan Nasional

Opini : Heri Cahyo Bagus Setiawan Dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya; Direktur Utama PT Riset Manajemen Indonesia

You might also like

Pemkab Mojokerto dan BAZNAS Mojokerto Gerak Cepat Tangani Kondisi Warga Gondang

Perkuat Akurasi Data Mustahik, BAZNAS Nganjuk Gelar Survei Dhuafa di Jatikalen

Kolaborasi Lintas Instansi (BAZNAS Ngawi & PA Ngawi), Isbat Nikah Massal Resmikan 14 Pasangan di Ngawi

Surabaya, Spotnews.id – Dalam gelombang perubahan global, ketahanan pangan tidak lagi hanya ditentukan oleh jumlah produksi, tetapi juga oleh siapa yang menggerakkannya. Di tengah tantangan regenerasi petani, muncul harapan baru dari barisan anak-anak muda yang memilih kembali ke sawah dan ladang. Mereka bukan sekadar petani biasa. Mereka adalah wiratani – wirausaha tani muda – yang menggabungkan semangat bisnis, inovasi teknologi, dan kecintaan pada tanah air.

Salah satu figur inspiratif dari kalangan wiratani ini adalah Abdul Ghofur, petani milenial dari Gumukmas, Kabupaten Jember. Dengan konsistensi menanam dan mengembangkan cabe jamu, Ghofur tidak hanya menyuplai pasar lokal, tetapi juga memperkuat rantai pasok industri herbal tradisional yang kini tengah berkembang pesat seiring tren back to nature. Ia membuktikan bahwa petani muda bukan pelengkap, melainkan penggerak penting ekosistem pangan dan kesehatan nasional.

Wiratani dalam Perspektif Manajemen Strategik

Dalam kerangka manajemen strategik, wiratani memainkan tiga peran penting. Pertama, agent of innovation. Mereka tak ragu mengadopsi teknologi digital untuk pertanian. Ghofur, misalnya, aktif di media sosial dan kanal YouTube pribadinya. Ia mendokumentasikan kegiatan bertaninya, memberikan edukasi mengenai budidaya cabe jamu, serta melakukan live streaming untuk menjangkau pasar dan membangun interaksi langsung dengan konsumen. Ini bukan hanya strategi pemasaran, tetapi juga edukasi publik berbasis pengalaman nyata.

Kedua, creator of shared value. Abdul Ghofur telah berhasil menghubungkan pertanian dengan industri herbal. Dengan menjaga kualitas dan kontinuitas pasokan bahan baku herbal, ia mendukung tumbuhnya UMKM jamu tradisional yang menjadi bagian dari ekonomi rakyat. Sinergi antara pertanian dan industri ini memperkuat nilai tambah di sektor hulu dan hilir.

Ketiga, strategic change leader. Ia menjadi contoh transformasi peran pemuda dalam pembangunan desa. Ghofur bukan hanya bertani, tetapi juga berdakwah literasi pertanian—menginspirasi anak-anak muda untuk kembali melihat pertanian sebagai jalan hidup yang mulia.

Ketahanan Pangan Butuh Regenerasi

Menurut Sensus Pertanian 2023 oleh BPS, sekitar 58% tenaga kerja pertanian berusia 45 tahun ke atas, bahkan mayoritas mendekati 60 tahun. Jika tak segera ada regenerasi, ketahanan pangan nasional berada dalam risiko. Di sinilah urgensi membangun ekosistem wiratani. Pemerintah perlu melihat mereka bukan sekadar petani muda, tetapi sebagai aktor strategis ekonomi. Pendidikan vokasi pertanian, insentif wirausaha tani, inkubator agribisnis, serta konektivitas digital menjadi fondasi penting dalam strategi ini.

Apalagi, pertanian hari ini tak bisa lagi lepas dari pendekatan bisnis. Smart farming, agrowisata, industri olahan, dan pertanian organik merupakan ladang baru yang dapat dimasuki wiratani. Mereka hadir bukan karena keterpaksaan, tetapi karena kesadaran dan kecintaan akan tanah air, yang secara strategis sangat selaras dengan agenda Indonesia Emas 2045.

Menabur Benih Peradaban dari Ladang Pertanian Anak Muda

Ketika anak muda memutuskan bertani, sejatinya mereka sedang menanam lebih dari sekadar benih di tanah. Mereka sedang menanam harapan, kedaulatan, bahkan peradaban. Dari ladang-ladang seperti milik Ghofur di Jember, tumbuh semangat berdikari, inovasi lokal, dan kesadaran ekologis. Inilah titik balik peradaban kita: membangun Indonesia dari desa, dari tanah, dan dari tangan-tangan anak mudanya.

Abdul Ghofur dan para wiratani di seluruh Nusantara adalah wajah masa depan Indonesia yang sejahtera. Mereka memberi jawaban atas kekhawatiran generasi muda yang kehilangan arah dan menghadapi pengangguran. Mereka menjadi bukti nyata bahwa kemandirian ekonomi bisa dimulai dari membajak tanah dan merawat kebun.

Rekomendasi Strategis

Untuk memperkuat peran wiratani dalam pembangunan nasional, dibutuhkan ekosistem pendukung yang kokoh. Pemerintah bersama akademisi dan pelaku industri perlu mengembangkan pendidikan dan pelatihan agribisnis yang adaptif terhadap teknologi digital dan tren herbal. Skema insentif serta perlindungan harga hasil pertanian juga penting agar petani muda memiliki keberlanjutan usaha yang stabil.

Tak kalah penting, akses pembiayaan mikro harus diperluas melalui sistem berbasis komunitas yang inklusif. Peran penyuluh pertanian pun perlu direvitalisasi, tak hanya sebagai teknisi lapangan, tetapi sebagai mentor bisnis bagi wiratani. Terakhir, penguatan akses pasar ekspor—khususnya produk herbal dan organik—akan membuka peluang baru bagi generasi muda yang menekuni pertanian dengan pendekatan global.

Dengan langkah-langkah ini, wiratani bukan hanya akan bertahan, tetapi tumbuh menjadi garda depan ketahanan pangan dan kemakmuran bangsa. *US

(Sumber: Kabarnusantara // Spotnews.id – US)

spotnews

spotnews

Recommended For You

Pemkab Mojokerto dan BAZNAS Mojokerto Gerak Cepat Tangani Kondisi Warga Gondang

by spotnews
Januari 24, 2026
0
Pemkab Mojokerto dan BAZNAS Mojokerto Gerak Cepat Tangani Kondisi Warga Gondang

Mojokerto, Spotnews.id - Wakil Bupati Mojokerto, dr. Rizal Octavian, bersama Kepala Dinas Sosial, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta perwakilan BAZNAS Kabupaten Mojokerto melakukan kunjungan langsung ke...

Read more

Perkuat Akurasi Data Mustahik, BAZNAS Nganjuk Gelar Survei Dhuafa di Jatikalen

by spotnews
Januari 24, 2026
0
Perkuat Akurasi Data Mustahik, BAZNAS Nganjuk Gelar Survei Dhuafa di Jatikalen

Nganjuk, Spotnews.id - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk terus memperkuat komitmennya dalam memastikan penyaluran zakat yang tepat sasaran dan berkeadilan. Salah satu langkah konkret tersebut diwujudkan...

Read more

Kolaborasi Lintas Instansi (BAZNAS Ngawi & PA Ngawi), Isbat Nikah Massal Resmikan 14 Pasangan di Ngawi

by spotnews
Januari 22, 2026
0
Kolaborasi Lintas Instansi (BAZNAS Ngawi & PA Ngawi), Isbat Nikah Massal Resmikan 14 Pasangan di Ngawi

Ngawi, Spotnews.id - Sebanyak 14 pasangan suami istri dari berbagai kecamatan di Kabupaten Ngawi akhirnya memperoleh kepastian hukum atas pernikahan mereka melalui kegiatan Isbat Nikah Massal yang digelar di...

Read more

BAZNAS Jatim Terima Bantuan Kemanusiaan dari BAZNAS Sidoarjo untuk Korban Bencana Aceh dan Sumatera

by spotnews
Januari 20, 2026
0
BAZNAS Jatim Terima Bantuan Kemanusiaan dari BAZNAS Sidoarjo untuk Korban Bencana Aceh dan Sumatera

Surabaya, Spotnews.id - BAZNAS Provinsi Jawa Timur menerima penyaluran donasi kemanusiaan berupa bantuan natura/barang dari BAZNAS Kabupaten Sidoarjo untuk masyarakat terdampak bencana di wilayah Aceh dan Sumatera. Penyerahan bantuan...

Read more

Baznas Pamekasan Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor di Desa Sana Daja

by spotnews
Januari 19, 2026
0
Baznas Pamekasan Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor di Desa Sana Daja

Spotnews.id - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pamekasan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak bencana tanah longsor di Dusun Paseset Timur, Desa Sana Daja, Kecamatan Pasean, Minggu (18/1). Bantuan...

Read more
Next Post
Suryadharma Ali Mantan Menteri Agama RI Meninggal Dunia

Suryadharma Ali Mantan Menteri Agama RI Meninggal Dunia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Browse by Category

Spot News

Redaksi

Jl. Kemayoran, Jakarta Pusat, Indonesia

CATEGORIES

  • Baznas Bangkalan
  • baznas banyuwangi
  • Baznas Blitar
  • baznas bojonegoro
  • baznas bondowoso
  • Baznas Gresikk
  • BAZNAS JATENG
  • BAZNAS JAWA TIMUR
  • Baznas Jember
  • Baznas Jombang
  • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
  • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • baznas kediri
  • Baznas Kota Mojokerto
  • Baznas Kota Probolinggo
  • Baznas Lamongan
  • baznas lumajang
  • Baznas Madiun
  • Baznas Malang
  • baznas mojokerto
  • Baznas Nganjuk
  • baznas ngawi
  • Baznas Pamekasan
  • baznas pasuruan
  • baznas ponorogo
  • Baznas probolinggo
  • BAZNAS RI
  • Baznas Sampang
  • Baznas Sidoarjo
  • Baznas Situbondo
  • Baznas Sumedang
  • Baznas Sumenep
  • Baznas Surabaya
  • baznas trenggalek
  • Baznas Tuban
  • baznas tuban
  • Baznas Tulungagung
  • beasiswa
  • BERITA
  • BIROKRASI
  • BUDAYA DAN SENI
  • BUMN
  • E-KORAN SPOTNEWS
  • EKONOMI DAN BISNIS
  • EKONOMI KREATIF
  • ENTREPRENEURSHIP
  • FASHION
  • FILM
  • GALERI
  • HUKUM
  • INKOPPOL
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • KAMTIBMAS
  • Kapolda Jatim
  • KEBANGSAAN
  • KESEHATAN
  • KEUANGAN
  • KOLOM PAKAR
  • KOMUNIKASI
  • KULINER
  • LIFESTYLE
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • Pajak
  • PANGAN
  • pembangunan
  • PEMILU
  • PENDIDIKAN
  • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
  • PESANTREN
  • peternakan
  • ponpes mukmin mandiri
  • PRESPEKTIF
  • PSHT
  • PT Bamboe
  • RELIGI
  • SAINS
  • SASTRA
  • SOLUSI DAN INSPIRASI
  • SOSIAL DAN POLITIK
  • SOSOK
  • SPORT
  • SYARIAH
  • TEKNOLOGI
  • TRADISI
  • TRENDING

RECENT POSTS

  • BAZNAS Kota Pasuruan Bersama Mitra Salurkan Program Bedah Rumah
  • Pemkab Mojokerto dan BAZNAS Mojokerto Gerak Cepat Tangani Kondisi Warga Gondang
  • Perkuat Akurasi Data Mustahik, BAZNAS Nganjuk Gelar Survei Dhuafa di Jatikalen

BROWSE BY TAG

kolagen

© 2022 Spotnews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS

© 2022 Spotnews.id