Probolinggo,Spotnews.id- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah dan BAZNAS Kabupaten Probolinggo menggelar kegiatan santunan bagi 1.000 anak yatim pada Kamis (26/2/2026). Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus penguatan sinergi dalam mendukung pemulihan daerah pascabencana banjir.
Acara berlangsung di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo dan dihadiri oleh Dr. Muhammad Haris, M.Kes selaku Bupati Probolinggo, Anistyo Anggraini, S.S., M.M. Sekretaris Bakorwil V Jember, serta jajaran pimpinan BAZNAS Jawa Timur, yakni Drs. KH. Masnuh, M.A., Dr. KH. Ahsanul Has, M.Pd.I., Dr. Muhammad Zaki, M.Si., dan Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M..
Turut hadir jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Probolinggo, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Probolinggo yang diwakili KH. Wasik Hanan, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo.
Wakil Ketua IV BAZNAS Jatim, Dr. KH. Husnul Khuluq, menegaskan bahwa kehadiran BAZNAS Jatim merupakan bentuk dukungan penuh terhadap sinergi yang telah terjalin dengan Pemerintah Kabupaten Probolinggo, khususnya dalam menjalankan program-program kemaslahatan umat di masa pemulihan pascabencana.
“Atas nama pimpinan BAZNAS Jawa Timur, kami mengucapkan terima kasih dan mohon maaf apabila dalam berkhidmat masih terdapat kekhilafan,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan Kabupaten Probolinggo agar menjadi daerah yang maju, amanah, religius, serta tetap eksis dan berdaya saing. Kepada anak-anak yatim, ia berpesan agar terus berdoa dan istiqamah dalam menuntut ilmu sehingga kelak tumbuh menjadi generasi bangsa yang cerdas dan membanggakan.
Sementara itu, Bupati Probolinggo dalam sambutannya menyampaikan bahwa wilayahnya baru saja mengalami bencana alam yang mengakibatkan kerusakan sarana dan prasarana di sejumlah titik. Pemerintah daerah bersama seluruh elemen masyarakat terus bersinergi mempercepat proses pemulihan.
Ia juga berpesan kepada para anak yatim untuk senantiasa memuliakan orang tua, khususnya ibu. “Nasab itu dari ayah, nasib itu dari ibu. Maka muliakan ibu kalian agar sukses dunia dan akhirat,” tuturnya.
Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Probolinggo dalam mewujudkan visi Probolinggo SAE (Sejahtera, Amanah, Religius, Eksis, dan Berdaya Saing). Ia menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar BAZNAS atas terselenggaranya kegiatan santunan ini, seraya memastikan bahwa bantuan yang dihimpun akan disalurkan sesuai amanah dan tepat sasaran.
Pada kesempatan yang sama, Ketua BAZNAS Kabupaten Probolinggo menjelaskan bahwa anak-anak yatim penerima santunan berasal dari 24 kecamatan di Kabupaten Probolinggo, masing-masing diwakili 40 anak. Ia berharap berbagai program sosial, termasuk permohonan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), dapat segera direalisasikan.
“Kami rutin menyantuni anak yatim setiap bulan Muharram di Kabupaten Probolinggo. Untuk kegiatan ini, bantuan transportasi dari BAZNAS Jawa Timur sebesar Rp25.000 per anak akan kami tambahkan khusus bagi kecamatan yang lokasinya jauh dari titik acara, seperti Kecamatan Dringu dan Kecamatan Tegal Siwalan,” pungkasnya.
(laporan:Spotnews.id-Ryn)







