Spotnews.id- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ngawi menggelar tahap akhir Program Kurasi Produk UMKM di Kantor BAZNAS Kabupaten Ngawi. Program ini merupakan bagian dari inisiatif nasional BAZNAS RI yang bertujuan untuk mendorong kemandirian ekonomi para mustahik, khususnya pelaku usaha mikro.
Program yang telah berjalan sejak tahun 2024 ini diawali dengan pelatihan dan sosialisasi kepada 113 UMKM binaan BAZNAS Ngawi. Pada tahap awal, peserta difasilitasi dengan legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), sebagai upaya dasar untuk memperkuat fondasi usaha mereka.
Setelah melalui proses input data dan kurasi oleh tim BAZNAS RI, sebanyak 45 UMKM terpilih untuk menerima fasilitasi kemasan produk. Masing-masing UMKM mendapatkan 300 kemasan produk dengan desain menarik dan sesuai standar pemasaran ritel. Apabila kemasan habis, peserta masih dapat melakukan pemesanan ulang melalui Rumah Kemas BAZNAS RI.
“Kami ingin memberi peluang bagi mustahik untuk naik kelas. Bukan hanya soal bantuan, tapi juga pembekalan agar mereka bisa menilai dan menyesuaikan produknya untuk bisa masuk ke pasar yang lebih luas,” ujar Mukti Wibowo, Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Ngawi.
Program ini menjadi wujud nyata komitmen BAZNAS Kabupaten Ngawi dalam mendampingi para mustahik agar bisa berkembang secara berkelanjutan. Dengan peningkatan daya saing produk dan pembinaan yang intensif, diharapkan mustahik dapat menjadi pelaku ekonomi yang mandiri dan berdaya saing tinggi.
(Laporan:Baznasngawi//Spotnews.id-Ryn)








