Sidoarjo,Spotnews.id- Kepedulian terhadap warga yang tinggal di rumah tidak layak huni kembali ditunjukkan oleh Baznas Sidoarjo bersama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Pada Minggu pagi (15/12/2024), M. Chasbil Azis Salju Sodar (Gus Jazuk), Ketua Baznas Sidoarjo, bersama Plt. Bupati Sidoarjo, Subandi, meninjau rumah Mariyati (61), seorang ibu single parent yang sehari-harinya berjualan gorengan di Desa Sumorame, Kecamatan Candi. Rumah Mariyati yang kondisinya sangat memprihatinkan dengan atap roboh akibat hujan angin beberapa waktu lalu, kini mendapat perhatian serius dari pemerintah dan Baznas.
“Renovasi rumah ini akan segera kami mulai, fokus utama adalah perbaikan atap dan instalasi listrik agar ibu Mariyati dan keluarga bisa tinggal dengan nyaman dan aman,” ujar M. Chasbil Azis Salju Sodar, Ketua Baznas Sidoarjo, seusai meninjau lokasi. Baznas Sidoarjo juga menyerahkan bantuan sembako sebagai bentuk perhatian dan tali asih kepada Mariyati yang sedang menghadapi kondisi sulit.
Plt. Bupati Subandi yang turut hadir dalam peninjauan ini mengatakan, bahwa rumah Mariyati membutuhkan penanganan segera. “Kami melihat sendiri kondisi rumahnya yang sangat memprihatinkan, dengan atap yang rusak dan dinding yang retak. Kami pastikan renovasi ini segera dimulai agar ibu Mariyati bisa kembali tinggal dengan tenang,” kata Subandi, sembari memberikan semangat kepada Mariyati yang tampak cemas.
Proyek renovasi ini bukan sekadar perbaikan kecil, tetapi merupakan bagian dari program Bedah Rumah, Rumah Layak Huni Baznas yang diinisiasi Baznas Sidoarjo. Renovasi akan mencakup perbaikan struktural utama seperti atap, dinding, dan kelistrikan agar rumah yang dibangun kembali benar-benar aman dan layak huni. “Ini bukan sekadar perbaikan tambal sulam, kami akan pastikan rumah ini dibangun dengan kualitas yang baik agar ibu Mariyati dan keluarganya bisa merasa aman, nyaman, dan terlindungi,” tegas Gus Jazuk.
Baznas Sidoarjo, sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, berkomitmen untuk terus membantu warga yang tinggal di rumah tidak layak huni. Selain itu, Dinas Sosial juga terlibat dalam memastikan semua proses renovasi berjalan lancar dan cepat. “Kami akan terus koordinasi dengan Baznas untuk memastikan bahwa program renovasi ini bisa selesai tepat waktu, agar ibu Mariyati tidak lagi khawatir saat hujan turun,” ujar Subandi.
Mariyati, yang telah puluhan tahun tinggal di rumah tersebut, tidak bisa menyembunyikan rasa harunya. “Saya tidak tahu harus berkata apa. Saya tidak akan sanggup merenovasi rumah ini sendiri. Terima kasih banyak kepada Baznas dan pemerintah. Semoga renovasinya cepat selesai, dan kami bisa tidur dengan tenang tanpa khawatir lagi saat hujan datang,” ujar Mariyati dengan mata yang berkaca-kaca.
Program Bedah Rumah, Rumah Layak Huni Baznas ini menunjukkan komitmen Baznas Sidoarjo dalam memperhatikan warga yang tinggal di rumah tidak layak huni. Melalui program ini, Baznas bertujuan untuk memberikan tempat tinggal yang aman dan nyaman bagi keluarga-keluarga yang membutuhkan, terutama mereka yang berjuang melawan kesulitan hidup.
Bagi Mariyati dan banyak warga Sidoarjo lainnya, bantuan ini bukan hanya datang dalam bentuk materi, tetapi juga dalam bentuk perhatian nyata dan solusi yang segera terwujud. Renovasi rumah Mariyati adalah bukti bahwa ketika kebersamaan antara pemerintah dan lembaga sosial terjalin, masalah-masalah besar bisa segera diatasi dengan langkah nyata.
Dengan bantuan yang cepat dan tepat sasaran, Baznas dan Pemkab Sidoarjo menunjukkan bahwa kepedulian terhadap warga yang membutuhkan tidak hanya sekadar janji, tetapi sebuah aksi nyata yang memberikan harapan dan kebahagiaan. Bagi Mariyati, dan mungkin juga bagi banyak warga Sidoarjo lainnya, renovasi rumah ini adalah awal dari kehidupan baru yang lebih layak dan penuh harapan.
(Laporan:Spotnews.id-RYn)








