Tulungagung,Spotnews.id- Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan, BAZNAS Kabupaten Tulungagung menggelar kegiatan Pondok Ramadhan bertajuk Manasik Zakat dengan tema “Dakwah Zakat dan Empati Sosial”. Kegiatan ini dilaksanakan di sejumlah madrasah dan sekolah tingkat SLTP/MTs di wilayah Kabupaten Tulungagung sebagai bagian dari upaya edukasi dan pembentukan karakter generasi muda.
Pelaksanaan perdana Manasik Zakat berlangsung di SMP Negeri 1 Ngunut pada 24–27 Februari 2026. Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS Tulungagung bersama mahasiswa binaan Program Beasiswa SKSS serta HMPS Mazawa UIN 1 Tulungagung.
Wakil Ketua BAZNAS Tulungagung Bidang Penghimpunan, Abdul Wachid, menjelaskan bahwa Manasik Zakat dirancang sebagai media pembelajaran sekaligus pembentukan karakter bagi peserta didik.
“Kami melatih para siswa untuk menjadi pribadi yang dermawan sejak dini. Mereka diberikan pemahaman tentang zakat, infak, dan sedekah, termasuk peran amil, sekaligus menanamkan nilai empati dan kepedulian terhadap fakir miskin, yatim, dan dhuafa,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pembelajaran dalam Manasik Zakat tidak hanya bersifat teoritis, melainkan juga praktik langsung. Para siswa dilibatkan dalam proses penghimpunan sedekah, pencatatan, hingga pendistribusian dana sosial keagamaan.
“Mereka praktik langsung mulai dari pengumpulan sedekah dari diri mereka sendiri, melakukan pencatatan, bahkan sampai pendistribusian. Peserta didik juga menyeleksi sendiri teman-teman mereka yang berhak menerima,” tambahnya.
Dana sedekah yang terkumpul akan dikembalikan kepada peserta untuk disalurkan secara langsung setelah mereka memahami delapan asnaf. Dengan metode ini, peserta didik diharapkan mampu mengenali golongan yang berhak menerima, baik dari lingkungan sekolah maupun masyarakat sekitar.
Selain edukasi zakat, infak, dan sedekah, kegiatan Manasik Zakat juga dilengkapi dengan materi dasar kesiapsiagaan bencana. Materi disampaikan secara sederhana dan kontekstual sesuai usia pelajar SLTP/MTs, agar mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui sesi ini, peserta dikenalkan pentingnya sikap tanggap, peduli, dan saling tolong-menolong saat terjadi bencana sebagai wujud empati sosial.
Melalui kegiatan Manasik Zakat ini, BAZNAS Tulungagung berharap dapat menumbuhkan kesadaran berzakat dan kepedulian sosial di kalangan pelajar, sekaligus menjadikan Ramadhan sebagai momentum pembentukan karakter yang berlandaskan nilai keislaman dan kemanusiaan.
(Laporan:Baznastulungagung//Spotnews.id-RYn)







