Spotnews.id – Komitmen memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam upaya pengentasan kemiskinan kembali ditegaskan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo. Hal tersebut tercermin dari partisipasi aktif BAZNAS dalam kegiatan Bakti Sosial yang diselenggarakan DPC Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) Kabupaten Ponorogo, Rabu (11/02/2026), dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026.
You might also like
Kegiatan yang digelar di Balai Kesenian Agung Paringan ini berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Wakil Ketua IV BAZNAS Ponorogo, Ibu Yuni Ahad Diana, S.Si., M.E., hadir secara langsung didampingi jajaran staf pelaksana. Kehadiran BAZNAS menjadi simbol dukungan terhadap peran strategis insan pers dalam membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”, bakti sosial tahun ini tidak berhenti pada seremoni, namun diwujudkan melalui aksi nyata berupa program bedah rumah, penyerahan gerobak untuk pelaku UMKM, serta pembagian paket sembako bagi masyarakat yang membutuhkan.
Bagi BAZNAS Ponorogo, keterlibatan dalam kegiatan ini memiliki makna strategis. Program bedah rumah dan pemberdayaan UMKM yang diinisiasi AWDI dinilai selaras dengan program unggulan BAZNAS seperti Ponorogo Peduli dan Ponorogo Makmur. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan harmonisasi data penerima manfaat, sehingga bantuan yang diberikan tepat sasaran serta menghindari potensi tumpang tindih.
Selain itu, momentum HPN juga dimaknai sebagai penguatan kemitraan antara BAZNAS dan insan pers. Menurut Ibu Yuni Ahad Diana, pers memiliki peran penting dalam meningkatkan literasi zakat di tengah masyarakat.
“Zakat dan pers memiliki kesamaan tujuan dalam konteks kemanusiaan, yakni memberikan kemanfaatan dan mencerahkan kehidupan masyarakat. Melalui sinergi ini, kita berharap dampak sosial yang dihasilkan bisa lebih masif dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Tema “Ekonomi Berdaulat” yang diangkat dalam kegiatan tersebut juga sejalan dengan visi BAZNAS dalam mendorong transformasi mustahik menjadi muzakki. Dukungan terhadap pemberian gerobak UMKM menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam membangun kemandirian ekonomi berbasis komunitas.
Keterlibatan BAZNAS dalam kegiatan yang turut dihadiri unsur TNI, Polri, pemerintah desa, serta insan pers ini sekaligus menunjukkan pengelolaan dana umat yang inklusif dan kolaboratif. Transparansi serta partisipasi berbagai elemen masyarakat menjadi fondasi penting dalam memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga pengelola zakat.
Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan peninjauan simbolis bantuan yang telah disalurkan. Sinergi antara BAZNAS dan AWDI diharapkan menjadi langkah konkret dalam mengawal kesejahteraan masyarakat Kabupaten Ponorogo sepanjang tahun 2026 dan seterusnya.








