Sidoarjo, Spotnews.id – Pada tanggal 21-22 Febuari Dinas Perikanan Sidoarjo mengadakan Pelatihan Lobster Air Tawar yang diselenggarakan di P2MKP Fish Boster Center dengan mengandeng Komunitas Budidaya Lobster Air Tawar Sidoarjo (KBLATI) dan Asosiasi Lobster Air Tawar Indonesia (ABLATI).
Program kegiatan ini merupakan imlementasi dan mendukung program priorotas pemerintah kab. sidoarjo untuk menciptakan lapangan kerja dan ketahanan pangan bagi masyarakat khususnya sidoarjo.
Turut hadir (Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo) Bapak Bambang Pujianto, Bapak Dwidjo Prawito selaku Kepala Dinas Perikanan Sidoarjo, Bpak Kemadi selaku ketua ABLATI, Bapak Anton Selaku Ketua KBLATI. Pada sambutan nya bapak Bambang memberikan motivasi “terkait pemahaman dalam memasarkan produk Lobster Air Tawar (LAT) sehingga nanti ketika hasil panen tidak diperdaya oleh tengkulak selain itu pentingnya menjaga hubungan baik dengan relasi Jangan sampai ada gesekan di dalam kelompok. Kita harus menahan diri jika ada perselisihan, dan selalu cari solusi yang lebih baik. Ini penting untuk menjaga keberlangsungan usaha bersama” ujar Bambang Pujianto.
Peserta Pelatihan merupakan pembudidaya pemula Lobster Air Tawar Ds. Gelam, Kec. Candi, Kab. Sidoarjo yang berjumlah 14 (empat belas) orang, kegiatan di buka langsung oleh Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sidoarjo Bapak Dwidjo Prawito, kemudian di lanjutkan penyampaian materi yang disampaikan oleh Komunitas Budidaya Lobster Air Tawar Sidoarjo meliputi Teori dan Praktik Langsung dari pengenalan Lobster Hinggan Manajemen Pemasaran nya.
“Harapanya dengan adanya pelatihan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pembudidaya lobster air tawar mulai dari persiapan, perawatan hingga pemasaran lobster air tawar sehingga kualitas produk yang dihasilkan berdaya saing, ramah lingkungan, berkelanjutan, aman dikonsumsi maupun telusur serta dapat menjadi lapangan kerja baru untuk meningkatkan pendapatan” Ujar Dwidjo Prawito
“Dengan adanya pelatihan budidaya lobster air tawar ini semoga menjadi alternatif komoditi baru disektor perikanan yang masih memiliki potensi / kontribusi besar dalam ketahanan pangan, perekonomian masyarakat”. tutupnya.
(Sumber: Komunitaslobsterairtawarsidoarjo // Spotnews.id – Alfaaiz)











