Lumajang, Spotnews.id – Memasuki semester genap tahun ajaran 2024/2025 dan menjelang akhir tahun 2024, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lumajang menggelar rapat koordinasi dengan Koordinator Wilayah Pendidikan Kecamatan se-Kabupaten Lumajang. Rapat yang diadakan pada Senin, 11 November 2024, ini bertujuan untuk memastikan kelancaran pendistribusian bantuan tas dari Program Lumajang Cerdas.
Hadir dalam rapat tersebut Ketua BAZNAS Kabupaten Lumajang, Drs. H.M. Nur Sjahid, MA, bersama sejumlah pengurus BAZNAS, antara lain Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian, Wakil Ketua III Bidang Perencanaan dan Pelaporan Keuangan, serta Wakil Ketua IV Bidang Administrasi, SDM, dan Umum.
Bantuan Tas untuk 2500 Siswa SD/MI
Dalam rapat tersebut, dibahas mengenai alokasi bantuan tas yang akan diberikan kepada 2500 siswa SD/MI se-Kabupaten Lumajang, sebagai bagian dari Program Lumajang Cerdas. Program ini bertujuan untuk meringankan beban orang tua siswa serta meningkatkan semangat belajar para pelajar di Kabupaten Lumajang. Ketua BAZNAS Lumajang, Drs. H.M. Nur Sjahid, MA, mengungkapkan bahwa bantuan tas ini merupakan wujud partisipasi dan kepedulian para muzaki, terutama dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berada di wilayah pendidikan kecamatan.
“Program Lumajang Cerdas ini adalah feedback dari partisipasi para muzaki ASN di lingkungan pendidikan. Tentunya, jumlah calon penerima bantuan akan sangat dipengaruhi oleh potensi Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) yang besar dari wilayah ini. Semakin besar potensi ZIS, maka semakin banyak pula penerima manfaat yang bisa kita bantu,” ujar Drs. H.M. Nur Sjahid, MA.
Koordinasi Data Penerima Bantuan
Dalam rangka memenuhi sensus calon penerima bantuan tas, BAZNAS Lumajang mengajak seluruh koordinator wilayah pendidikan kecamatan untuk bekerja sama dalam menyinkronkan data. Bantuan tas ini diperuntukkan bagi siswa SD yang berada di bawah koordinasi Koordinator Wilayah Pendidikan (Korwil Pendidikan), sementara untuk Madrasah Ibtidaiyah (MI) swasta berada di bawah naungan Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI).
Harapannya, bantuan ini dapat memberikan manfaat maksimal, khususnya bagi siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu, sehingga mereka tidak tertinggal dalam hal perlengkapan sekolah. “Salah satu peralatan sekolah yang sangat penting adalah tas. Dengan bantuan ini, kami berharap siswa-siswi yang membutuhkan bisa mendapatkan perlengkapan yang layak dan bisa semakin bersemangat dalam mengikuti proses belajar mengajar,” tambah Ketua BAZNAS.
Batas Waktu Pengumpulan Data
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Lumajang, H. Pudjiardi, SH, mengingatkan agar seluruh Koordinator Wilayah Pendidikan Kecamatan segera mendata calon penerima bantuan tas. “Kami berharap seluruh koordinator wilayah pendidikan kecamatan dapat menyelesaikan pendataan calon penerima bantuan tas paling lambat tanggal 18 November 2024 dan mengirimkannya ke kantor BAZNAS Lumajang,” kata H. Pudjiardi.
Dengan koordinasi yang baik antara BAZNAS dan Koordinator Wilayah Pendidikan Kecamatan se-Kabupaten Lumajang, diharapkan Program Lumajang Cerdas dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang signifikan bagi siswa yang membutuhkan, serta mendukung semangat mereka dalam menuntut ilmu.
Sekilas Program Lumajang Cerdas
Program Lumajang Cerdas adalah salah satu program unggulan dari BAZNAS Kabupaten Lumajang yang bertujuan untuk membantu meringankan beban pendidikan bagi anak-anak di Kabupaten Lumajang, khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu. Selain bantuan tas, program ini juga menyasar berbagai kebutuhan pendidikan lainnya yang dapat mendukung proses belajar siswa di tingkat SD dan MI. (Laporan:Baznaslumajang//Spotnews.id-Ryn)








