Spotnews.id- Semangat membangun kehidupan yang lebih baik untuk masyarakat pesisir tergambar jelas dalam proyek Kampung Nelayan Sejahtera di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Proyek ini digagas dan didukung oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bekerja sama dengan Kementerian Sosial dan Pemerintah Daerah, sebagai bentuk nyata kolaborasi zakat untuk kesejahteraan rakyat.
Kegiatan ini mendapat perhatian langsung dari Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, yang meninjau progres pembangunan kampung tersebut didampingi Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, dan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan, M.Si, CFRM.
“Hari ini saya khusus ke Indramayu. Kami melihat bagaimana BAZNAS dan pemerintah daerah bersinergi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi para nelayan,” ujar Wapres Gibran.
Zakat yang Mengubah Hidup
BAZNAS menjadi penggerak utama dalam mendanai berbagai aspek teknis proyek, mulai dari pembangunan fisik hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Bantuan dari dana zakat disalurkan untuk pembangunan fasilitas seperti ZCorner, masjid, dan unit usaha produktif.
“Kami ingin memastikan bahwa dana zakat yang dititipkan para muzaki membawa manfaat nyata. Ini adalah kolaborasi luar biasa yang membawa dampak langsung bagi masyarakat,” ungkap Rizaludin.
Membangun Kemandirian Masyarakat Pesisir
Kampung Nelayan Sejahtera dibangun di atas lahan seluas 1,6 hektare dan dirancang untuk menampung 259 jiwa. Selain menyediakan hunian layak, proyek ini juga menciptakan sistem pemberdayaan keluarga nelayan agar mandiri secara ekonomi.
“Kami beri pelatihan dan fasilitas usaha. Harapannya, ketika suami melaut, istri bisa berjualan dan keluarga tetap produktif,” jelas Wakil Menteri Sosial.
Apresiasi Wapres dan Harapan untuk Warga
Wapres Gibran mengapresiasi peran semua pihak dan berharap masyarakat dapat menjaga fasilitas yang telah disediakan.
“Rumah-rumah ini adalah hasil gotong royong. Harap dijaga, dimanfaatkan dengan baik, dan jangan dialihfungsikan,” tegasnya.
Dukungan Muzaki Sangat Berarti
BAZNAS menyampaikan terima kasih kepada para muzaki yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi. Tanpa mereka, program ini tidak akan terwujud.
“Inilah bukti nyata bahwa zakat mampu mengentaskan kemiskinan dan memberi harapan baru,” ujar Rizaludin.
Menuju Penyelesaian Akhir Juli 2025
Proyek dimulai dengan peletakan batu pertama pada 5 Desember 2024 dan ditargetkan selesai akhir Juli 2025. Tahap finishing saat ini meliputi pengecatan dan pembangunan masjid.
Dengan kolaborasi strategis dan dana zakat yang dikelola secara amanah, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Kampung Nelayan Sejahterabukan sekadar tempat tinggal, tetapi simbol kebangkitan, keberdayaan, dan harapan baru bagi keluarga nelayan Indonesia.
(Laporan:Spotnews.id-Ryn)








