Surabaya,Spotnews.id- Sebanyak 250 orang antusias mengikuti program Mudik Gratis yang digelar PT Bamboe Indonesia, Sabtu (14/3/2026) pagi. Para peserta diberangkatkan dari Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya menuju berbagai kota tujuan di Jawa Timur dan Jawa Tengah.
Program mudik gratis tersebut dilepas oleh jajaran direksi PT Bamboe Indonesia yang diwakili Direktur Utama PT Bamboe Indonesia, Muhammad Zakki, bersama Direktur PT Bamboe Indonesia, Freya Nirmala. Sebanyak enam bus disiapkan untuk mengantarkan para pemudik menuju 15 kota tujuan.
Adapun kota tujuan tersebut meliputi Kertosono, Kediri, Tulungagung, Trenggalek, Nganjuk, Madiun, Magetan, Tuban, Surakarta, Klaten, Yogyakarta, Rembang, Kudus, Pekalongan, dan Semarang.
Direktur Utama PT Bamboe Indonesia, Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., mengatakan bahwa program mudik gratis yang digelar oleh perusahaan produsen bumbu instan masakan Indonesia dan Asia ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman.
“Program ini adalah wujud empati dari PT Bamboe Indonesia kepada saudara-saudara kita yang ingin mudik. Kami ingin membantu meringankan beban mereka agar bisa pulang ke kampung halaman secara gratis tanpa harus antre atau berdesakan menggunakan bus umum,” ujarnya saat ditemui di sela-sela pemberangkatan.
Menurut Kyai Zakki, kegiatan ini juga menjadi bentuk kepedulian sosial perusahaan yang diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Tentu ini menjadi sesuatu yang besar yang harus kita dukung bersama. Semua komponen harus mendukung karena PT Bamboe Indonesia memiliki kepedulian besar untuk meringankan beban masyarakat yang ingin mudik,” katanya.
Ia menjelaskan, program mudik gratis sengaja dilaksanakan lebih awal untuk menghindari penumpukan pemudik menjelang Hari Raya Idulfitri. Selain itu, sebagian kampus, sekolah, perkantoran, maupun instansi pemerintahan telah mulai memasuki masa libur.
“Kita bukan mencari sensasi, ini karena bisikan Tuhan saja. Apalagi ini momentum Lailatul Qadar, dan banyak saudara kita yang sudah mulai libur sekitar satu minggu sebelum Lebaran,” jelasnya.
Salah satu peserta mudik gratis, Fina Lailun, mengaku sangat senang bisa mengikuti program tersebut untuk pulang ke kampung halamannya di Tuban. Ia mengaku biasanya harus menggunakan angkutan umum dengan kondisi yang sering penuh dan tidak nyaman.
“Saya mudik ke Tuban lebih awal karena sudah libur kuliah. Informasi program ini saya dapat dari teman, lalu saya hanya follow Instagram Bumbu Bamboe dan mengisi formulir. Senang sekali bisa mudik lebih awal dan gratis, karena biasanya harus naik bus umum,” ujarnya.
Dengan tingginya antusiasme masyarakat, PT Bamboe Indonesia berharap program mudik gratis ini dapat terus ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya.
(Laporan:Spotnews.id-Ryn)










