Malang, Spotnews.id – Sebuah pertemuan penting antara Kiai Zakki, seorang ulama dan eksportir kopi terkemuka, Ketua Perkumpulan Pengusaha Emas Nusantara, serta Bapak Untung Supardi Selaku Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur III. Pertemuan ini bertujuan untuk membahas potensi kolaborasi antar sektor usaha, serta upaya memperkuat sektor ekonomi daerah melalui sinergi antara dunia usaha dan kebijakan perpajakan.
“Mendongkrak Perolehan Pajak, Berikan Ruang Selebar-lebarnya Para Pengusaha Untuk Bangkit dan Berkembang.
Pertemuan ini dikantor pajak Kota Malang yang mempertemukan Kiai Zakki sebagai tokoh agama yang juga terlibat aktif dalam dunia bisnis kopi dan wakil Ketua Umum Kadin Jawa Timur. Ia dikenal sebagai salah satu pengusaha kopi sukses yang memasarkan produk kopinya hingga ke pasar internasional. Bersama Kiai Zakki hadir pula Ketua Perkumpulan Pengusaha Emas Nusantara, yang mewakili komunitas pengusaha emas yang terus berkembang di Indonesia, serta Untung Supard (Kepala Kanwil DJP Jawa Timur III), yang memberikan perspektif penting mengenai regulasi dan kebijakan perpajakan terbaru bagi pelaku usaha.
Dalam pertemuan tersebut, Kiai Zakki berbagi pengalaman mengenai tantangan yang dihadapi oleh para eksportir kopi Indonesia, terutama dalam hal kualitas produk, pemasaran global, dan akses ke pasar internasional. “Kopi Indonesia memiliki kualitas yang luar biasa, namun kita perlu lebih memperhatikan aspek pemasaran dan perizinan ekspor agar dapat bersaing di pasar global,” ujarnya. Ia juga menyarankan perlunya dukungan dari sektor pemerintah, terutama dalam mempermudah proses ekspor dan pemenuhan standar internasional.
Sementara itu, Ketua Perkumpulan Pengusaha Emas Nusantara menekankan pentingnya sektor emas sebagai komoditas yang memiliki potensi besar dalam meningkatkan perekonomian. “Bisnis emas memiliki dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Namun, perlu adanya kebijakan yang mendukung pelaku usaha agar bisa berinovasi dan berkembang, termasuk dalam hal peraturan perpajakan,” ungkapnya.
Kepala Kanwil DJP Jawa Timur III, yang turut hadir dalam pertemuan tersebut, menjelaskan berbagai kebijakan perpajakan yang akan berdampak positif bagi dunia usaha. Ia memberikan penjelasan mengenai pengaturan pajak bagi eksportir dan pengusaha emas, serta berbagai insentif yang dapat dimanfaatkan oleh para pelaku usaha. “Pajak bukan hanya kewajiban, tetapi juga bagian dari upaya mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Kami berkomitmen untuk terus memfasilitasi pelaku usaha dengan kemudahan perpajakan yang transparan dan efisien,” tuturnya.
Diskusi tersebut juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif. Dalam sesi tanya jawab, peserta pertemuan saling bertukar ide mengenai peluang-peluang investasi, serta tantangan yang perlu dihadapi bersama untuk mengembangkan sektor-sektor strategis di Indonesia.
Kiai Zakki mengakhiri pertemuan dengan harapan besar bahwa kolaborasi ini akan memberikan dampak positif bagi kemajuan dunia usaha, terutama di sektor pertanian, perikanan, dan perdagangan internasional, termasuk kopi dan emas, yang merupakan dua sektor unggulan Indonesia. “Mari kita saling mendukung, agar ekonomi Indonesia semakin maju dan sejahtera,” tutupnya.
(Sumber: spotnews.id – Us)








