Nganjuk, Spotnews.id – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk terus memperkuat komitmennya dalam memastikan penyaluran zakat yang tepat sasaran dan berkeadilan. Salah satu langkah konkret tersebut diwujudkan melalui kegiatan survei dhuafa yang dilaksanakan di Desa Jatikalen, Kecamatan Jatikalen, pada Kamis, 22 Januari 2026.
Kegiatan survei dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, M.Pd.I., bersama Ketua Pelaksana BAZNAS, Ahmad Dain Arif, S.Pd.I. Turut serta dalam kegiatan tersebut sejumlah mahasiswa Program Pengembangan Zakat (PPZ) Universitas Syekh Wasil Kediri yang terlibat aktif dalam proses pendataan di lapangan.
Survei ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memverifikasi kondisi sosial ekonomi calon mustahik secara langsung. Tim BAZNAS menyambangi rumah-rumah warga kurang mampu guna menggali informasi terkait kondisi tempat tinggal, mata pencaharian, akses terhadap layanan dasar, serta kebutuhan mendesak yang dihadapi masyarakat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dr. H. Zainal Arifin, menegaskan bahwa validitas data mustahik menjadi kunci utama dalam perencanaan program zakat yang berkelanjutan. Menurutnya, zakat tidak hanya diposisikan sebagai bantuan jangka pendek, melainkan sebagai instrumen pemberdayaan sosial yang mampu mendorong peningkatan kualitas hidup keluarga dhuafa.
“Kami ingin zakat benar-benar memberi dampak. Karena itu, pendataan yang akurat menjadi fondasi agar program yang dijalankan tepat sasaran dan berkeadilan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Ahmad Dain Arif, menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa PPZ Universitas Syekh Wasil Kediri merupakan bagian dari upaya membangun sinergi antara lembaga zakat dan dunia akademik. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat tata kelola zakat yang profesional dan berbasis riset.
Aparat Desa Jatikalen menyambut baik kegiatan survei tersebut dan menyatakan kesiapan untuk mendukung proses verifikasi lanjutan serta pendampingan bagi keluarga dhuafa yang terdata. Hasil survei ini selanjutnya akan menjadi dasar penyusunan berbagai program intervensi BAZNAS Kabupaten Nganjuk, mulai dari bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi, hingga dukungan di bidang pendidikan dan kesehatan.
(Sumber: Baznasnganjuk // Spotnews.id – iz)








