Spot News
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS
No Result
View All Result
Spot News
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS
No Result
View All Result
Spot News
No Result
View All Result
Home BERITA INTERNASIONAL

Gempa Mematikan 7.8 M Hantam Turki, Erdogan Sambat Kondisi Cuaca Ekstrem

12 Ribu Korban Meninggal dan 5 Ribu Bangunan Hancur Akibat Gempa Bumi

spotnews by spotnews
Februari 9, 2023
in INTERNASIONAL, NASIONAL
0
Gempa Mematikan 7.8 M Hantam Turki, Erdogan Sambat Kondisi Cuaca Ekstrem

istimewa

SPOTNEWS.id, Turkiye  – Korban meninggal akibat gempa bumi dahsyat berkekuatan 7.8 Magnitudo yang melanda Turki – Suriah pada Senin (6/2/2023) terus bertambah. Setidaknya ada ribuan bangunan yang luluh lantah akibat gempa tersebut hingaa warga terjebak di puing-puing.

You might also like

Cuaca Buruk Hambat Water Bombing, Pemadaman Kebakaran Bromo Maksimalkan Operasi Darat

Jamaah Disabilitas Larut dalam Khataman Al-Qur’an di Mukmin Mandiri

Perkuat Sinergi Program Sosial, BAZNAS Jatim dan Dinsos Jatim Dorong Kolaborasi Pengentasan Kemiskinan

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengungkap kondisi cuaca selama evakuasi korban.

“Cuaca ekstrem menambah sulitnya evakuasi terhadap korban. Para penyintas dibiarkan berebut makanan dan tempat berlindung, “ujar Erdogan.

Semantara itu, menurut warga terdampak, bahwa tim evakuasi dalam menangani gempa dinilai lambat. Terkait hal ini, Erdogan merespon dengan mengunjungi salah satu tempat yang terdampak yaitu di pusat gempa Kahramanmaras.

“Tentu ada kekurangannya. Kondisinya jelas terlihat. Tidak mungkin siap menghadapi bencana seperti ini,” ujar Erdogan seperti dikutip AFP.

Para pejabat dan petugas medis mengatakan 9.057 orang tewas di Turki dan setidaknya 3.042 di Suriah dari gempa itu. Sehingga, total jumlah korban menjadi 12.099. Angka itu masih bisa bertambah berlipat ganda.

Karena skala kerusakan dan kurangnya bantuan yang datang ke daerah tertentu, para penyintas merasa sendirian dalam menanggapi bencana tersebut.

“Bahkan, bangunan yang belum runtuh pun rusak parah. Sekarang ada lebih banyak orang di bawah reruntuhan dari pada yang di atasnya,” kata seorang penduduk bernama Hassan, yang tidak menyebutkan nama lengkapnya, di kota Jindayris yang dikuasai pemberontak.

“Ada sekitar 400-500 orang yang terjebak di bawah setiap bangunan yang runtuh, hanya 10 orang yang berusaha mengeluarkannya. Dan tidak ada bantuan peralatan,” dia menambahkan.

White Helmets, yang memimpin upaya untuk menyelamatkan orang-orang yang terkubur di bawah puing-puing di daerah yang dikuasai pemberontak di Suriah, meminta bantuan internasional. Mereka seolah sedang berpacu dengan waktu.

Seorang pejabat terkemuka PBB menyerukan fasilitasi akses bantuan ke kawasan yang dikuasai pemberontak di barat laut. PBB memperingatkan stok bantuan akan segera habis.

“Kesampingkan politik dan biarkan kami melakukan pekerjaan kemanusiaan kami,” kata koordinator residen Suriah El-Mostafa Benlamlih. (rk/dt)

spotnews

spotnews

Next Post
Gempa Mematikan 7.8 M Hantam Turki, Erdogan Sambat Kondisi Cuaca Ekstrem

Gempa Turki Tercatat Paling Mematikan di Dunia Sejak 1939 Silam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Redaksi

Jl. Kemayoran, Jakarta Pusat, Indonesia

Sumpah Gen Z, Tersadar Akan Jati Diri dan Eksistensi. Hingga Sumpah Pemuda Menginspirasi.

RECENT POSTS

  • Mahasiswa UINSA Reyhan Alarico Stewart Terbitkan Buku Perdana, Angkat Literasi Finansial Anak Muda
  • Prof. KH Muhammad Zakki Dikukuhkan sebagai Guru Besar Manajemen Strategik di Malaysia, Bawa Gagasan Transformasi Ekonomi Pesantren
  • Prodi S1 Manajemen UNESA Perkuat Kompetensi Digital Marketing Karang Taruna Sawahan
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.

© 2022 Spotnews.id

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • TRENDING
  • BAZNAS JAWA TIMUR
    • BAZNAS KABUPATEN PACITAN
    • BAZNAS KABUPATEN TRENGGALEK
  • EKONOMI DAN BISNIS
    • SYARIAH
    • ENTREPRENEURSHIP
    • EKONOMI KREATIF
    • KEUANGAN
    • INVESTASI
    • PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
    • BUMN
    • PANGAN
  • SENI BUDAYA & PENDIDIKAN
    • NUSANTARA
    • TRADISI
    • GALERI
    • FILM
    • SASTRA
    • RELIGI
    • SAINS
    • TEKNOLOGI
    • SOSOK
  • SOSIAL DAN POLITIK
    • PRESPEKTIF
    • HUKUM
    • BIROKRASI
    • KEBANGSAAN
    • KOMUNIKASI
    • PESANTREN
    • PEMILU
    • INKOPPOL
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SPORT
  • E-KORAN SPOTNEWS

© 2022 Spotnews.id